Viral Pencuri Kembalikan Motor Curian ke Pemiliknya di Tangsel, Dikirim Pakai GoBox

Akhir-akhir ini warganet dibikin heboh bersama dengan kabar seorang pencuri yang mengembalikan motor curian ke pemilik di Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Diketahui motor berikut dikembalikan memakai jasa titip antar GoBox.

Melansir berasal dari Liputan6 Kapolsek Pondok Aren Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan kasus curanmor yang hasil curiannya dikembalikan ke pemiliknya berikut merupakan perihal yang langka.

Ini perihal langka, habis mencuri dikembalikan lagi,” katanya pada Minggu (10/3/2024).

Menurut keterangan saksi peristiwa pencurian motor berikut berlangsung slot777 terpercaya pada Jumat (8/3/2024) lebih kurang pukul 23.30 WIB. Berawal kala seorang kendaraan Yamaha N-Max no polisi K 3876 BEC warna hitam tahun 2022 parkir di depan Hall Bulutangkis Azahra di Tangsel.

Diketahui sang pemilik motor berikut laksanakan parkir di lokasi untuk bermain bulutangkis. Namun kala sang pemilik selesai bermain ia sudah mendapatkan kendaraannya tidak tersedia di lokasi.

Alhasil sang pemilik motor memeriksa rekaman CCTV di lokasi dan mendapatkan kendaraannya sudah dicuri oleh orang yang tidak dikenal. Tidak lama kemudian keesokan harinya pada Sabtu (9/3/2024) pukul 05.00 pagi motor dikembalikan oleh pencuri.

Kendaraan berikut dikembalikan memakai jasa kurir titip antar GoBox dan di terima oleh pengelola Hall Badminton dan Ketua RW 03 Jurangmangu Timur. Motor kemudian diserahkan kepada pemiliknya.

Motor Belum Dilaporkan ke Polisi

Saat ini diketahui korban belum melaporkan perihal berikut ke pihak kepolisian mengingat motornya hilang di hari Jumat dan dikembalikan keesokan harinya. Sementara pihak kepolisian mengatakan bakal menanganinya bilamana korban mengakibatkan laporan.

“Korban belum melaporkan perihal tersebut, namun apabila korban bakal mengakibatkan laporan polisi, segera kita tangani,” kata Kapolsek Pondok Aren, Kompol Bambang Askar Sodiq.

Pihaknya terhitung menyebutkan kasus berikut sementara tengah dijalankan penyelidikan oleh Tim Opsnal Reskrim Polsek Pondok Aren. Ia mengatakan tindak pidana pencurian sebab barang curian dikembalikan oleh pencuri terkait bersama dengan tindak pidana pencurian sebagai delik formil sekaligus sebagai delik biasa.

Dalam tindak pidana pencurian yang layaknya kasus yang viral ini, bukanlah pencurian dalam keluarga melainkan pencurian biasa, supaya tergolong sebagai delik biasa,” kata Bambang.

Ia menyebutkan laporan polisi atas perkara berikut tidak mampu ditarik ulang atau dicabut meski sudah tersedia perdamaian bersama dengan korban atau dalam hal ini barang curian dikembalikan. Sehingga sistem hukum pada pelaku tidak mampu dihentikan kecuali apabila penyidik menunjukkan tidak terkandung memadai bukti atau peristiwa berikut bukan merupakan tindak pidana.

“Tetapi di segi lain, bersama dengan ada barang curian yang dikembalikan, mampu saja jadi alasan peringan hukuman pidana yang lebih lanjut, terkait alasan pemberatan dan peringanan hukuman,” tuturnya.

 

error: Content is protected !!