Honda Gunakan Teknologi F1 untuk Kendaraan Listrik Masa Depannya

Produsen kendaraan beroda empat Jepang, Honda sudah menguraikan strategi kendaraan listrik masa depannya dalam sebuah konferensi, pada Mei 2024. Jenama berlambang huruf H ini, malahan sudah berjanji untuk meluncurkan tujuh contoh secara global, pada akhir dekade ini.

Disitat dari Motor1, dikembangkan dari bawah ke atas, kendaraan-kendaraan baru ini ialah komponen dari jajaran Seri 0, dan akan hadir dalam sebagian ragam ukuran, mulai dari yang kecil hingga besar.

Sementara pengumuman dari Honda seputar kendaraan listrik masa depan, ada hal yang menarik ialah akan memanfaatkan keahlian di Formula 1 untuk membuat kendaraan beroda empat listrik generasi berikutnya menjadi lebih ringan.
Tujuannya ialah, untuk memangkas sekitar 220 pon beratnya diperbandingkan dengan kendaraan beroda empat listrik permulaan perusahaan. Hal itu tidak akan cukup untuk mengimbangi berat yang disebabkan oleh baterai yang besar, tapi ini ialah peningkatan yang cukup penting.

Desainnya akan terdiri dari rangka bodi yang lebih ringan, dan motor listrik yang lebih tipis yang baru dikembangkan demo mahjong ways 2 dengan menerapkan pengetahuan F1.

Para insinyur akan memasang motor dan baterai di komponen tengah kendaraan beroda empat listrik, sehingga menurunkan pusat gravitasi untuk mempertajam pengendalian. Kecuali itu, Honda juga berjanji untuk memberikan daya kerja efisiensi listrik kelas dunia setelah memangkas bobot kendaraan.

Seluruh contoh Seri 0 akan memiliki jarak tempuh lebih dari 300 mil, dan sesuai dengan siklus uji EPA.
Honda Akan Saingi Tesla Figur 3 dengan Sedan Listrik yang Compact
Honda tengah menjalankan sedan listrik saingan Tesla Figur 3 sebagai salah satu komponen dari tujuh kendaraan beroda empat listrik baru Honda 0 Series baru perusahaan yang seluruhnya akan tersedia pada 2030.

Honda 0 Series akan diawali dari tiga contoh pertama yang akan lebih dahulu hadir pada 2026. Sementara sedan kompak pesaing Figur 3 yang belum terkuak pasti desainnya ini akan lahir sebagai anak bungsu pada 2030.

Mengutip Autocar, Honda akan berpusat pada etos ‘tipis’ untuk sedan kompak ini dengan meringkas jumlah suku cadang dan mengadopsi struktur sasis aluminium ringan.

Sasis hal yang demikian dibuat dengan metode pengecoran logam cair ke dalam sebuah cetakan untuk mengurangi kompleksitas komponen sekalian bobot dan biaya. Sistem ini sebelumnya diprakarsai Tesla Figur Y.

Sistem E-axle yang menggabungkan motor listrik, inverter, dan gearbox dalam satu unit juga akan dibenamkan untuk menghemat berat sekitar 100 kg dibanding kendaraan listrik Honda e:Ny1. Nantinya poros elektrik juga akan dipasangkan untuk menggerakkan kesemua roda.

error: Content is protected !!