Belum Ada Kesepakatan Tentram, Kasus Xpander Tabrak Showroom Porsche di PIK Masih Berlanjut

Kasus insiden kecelakaan pengemudi mobil Xpander inisial JS (42) yang menubruk showroom mewah Ivan’s motor masih berlanjut. Karena sampai ketika ini belum ada kesepakatan tentram antara kedua belah pihak.

Hal itu diperkenalkan Kapolsek Teluk Naga AKP Wahyu Hidayat bahwa sejauh ini pihaknya masih terus memproses kasus hal yang demikian, dengan sudah memastikan JS sebagai tersangka atas tindakannya.

Belum ada (kesepakatan tentram), sebab belum ada yang menghubungi kami. masih jalan (kasus),” kata Wahyu ketika dikonfirmasi, Senin (18/3/2024).

Kendati demikian, kata Wahyu, pihaknya tidak menutup ruang seandainya ada gates of olympus slot upaya untuk melakukan mediasi antara kedua belah pihak.

“Aku nggak tahu di luar apakah pihak keluarga pelaku dan korban ada ketemuan atau ini, belum nyampe ke kita,” kata ia.

“Bila mediasi itu bisa dikerjakan mereka kedua belah pihak tanpa dihadiri polisi. Intinya kita seandainya ada surat perdamaian ada pencabutan laporan, pastinya kita cabut hentikan perkara nya,” tuturnya.

Kerugian Capai Rp5,7 Miliar

Sebelumnya, Wahyu mengatakan sejauh ini JS ketika pemeriksaan sebagian waktu lalu mengaku siap menanggung kerugian yang dialami showroom sempurna menempuh Rp5,7 miliar.

“Pengakuannya ia pengen ganti rugi, \\\’saya siap ganti rugi\\\’ itu aja omongannya. Itu setelah kita amankan. \\\’Aku bakalan ganti rugi nanti\\\’ gitu ngomong nya,” kata Wahyu.

Sementara dari pihak pemilik showroom Ivan’s motor mengungkapkan sampai ketika ini tetap mau melanjutkan kasus ini ke pengerjaan regulasi. Sehingga, JS pun sudah ditentukan tersangka dampak insiden itu.

Adapun dalam kasus ini, JS sudah dibendung berakhir ditentukan tersangka dengan pasal 200 KUHP dan 406 KUHP berhubungan perbuatan dengan sengaja merusak sebuah gedung atau benda lainnya.

error: Content is protected !!