Beberapa Hal Yang Harus Dipelajari Untuk Mengatur Keuangan

melek finansial

Beberapa orang memadai untung untuk tumbuh dengan orang tua atau guru yang mampu menunjang mereka mengetahui konsep-konsep seperti menabung dan berinvestasi sejak usia muda. Namun, mengingat lebih dari 1 dari 3 orang dewasa tidak diakui “melek finansial”, menurut jajak pendapat Ipsos tahun 2022, mengetahui banyak orang tidak meraih pelajaran selanjutnya sejak dini, apalagi tidak dulu mendapatkannya.

Itulah alasan mengapa Kamaron McNair, seorang reporter, baru-baru ini join dengan reporter ekonomi senior CNBC Steve Liesman, dan wakil editor keuangan spesial Kelli Grant, untuk berkata dengan lebih dari 1.000 siswa sekolah menengah di Queens, New York. Mereka banyak berbagi pengalaman dan keahlian untuk menunjang para siswa untuk meraih pemahaman dasar berkenaan cara kerja uang.

Berikut ini adalah 10 pelajaran keuangan terpenting yang menurut kami kudu diketahui oleh para siswa sekolah menengah atas sebelum akan mereka lulus:

1. Kenali Tujuan, Nilai, dan Keinginan Anda

Keuangan itu spesial berwujud pribadi. Bahkan sebelum akan Anda mampu merasa memicu anggaran dan bekerja untuk menggapai tujuan Anda, Anda kudu memastikan apa tujuan tersebut. Tujuan selanjutnya kudu perlu bagi Anda.

Membeli rumah, misalnya, adalah tujuan keuangan yang sangat umum gara-gara kepraktisan dan potensinya sebagai investasi yang menguntungkan. Namun, kecuali Anda lebih bahagia menggunakan banyak waktu untuk bepergian atau tinggal di tempat yang berbeda, menjadi pemilik rumah barangkali bukan dambaan Anda. Jangan merasa tertekan untuk bekerja menggapai pencapaian tertentu yang Anda menginginkan di dalam hidup, meski itu tidak sesuai dengan pencapaian orang-orang.

2. Mulai Investasi Sekarang

Dalam hal investasi, waktu yang Anda manfaatkan untuk berinvestasi di pasar serupa pentingnya dengan jumlah duit yang Anda investasikan. Itu gara-gara bunga majemuk: Uang tunai yang Anda investasikan menghasilkan bunga, yang dapat ditambahkan ke investasi awal Anda dan Anda merasa meraih bunga dari bunga tersebut.

Pakar investasi seperti Warren Buffett pun setuju, bahwa Bunga majemuk adalah tidak benar satu cara termudah untuk membangun kekayaan, dan cara memaksimalkannya adalah dengan mempertahankan duit Anda diinvestasikan selama mungkin. Itulah mengapa sebaiknya Anda merasa berinvestasi sesegera mungkin.

3. Bersungguh-sungguh dengan Uang Anda

Hampir seluruh orang kudu melacak cara untuk hidup dengan sejumlah uang. Meskipun Anda miliki banyak pekerjaan, dapat selamanya sangat gampang untuk bangkrut atau berakhir dengan kerugian. Pembelian impulsif sebenarnya dirancang untuk menggoda. Luangkan waktu Anda waktu berbelanja untuk memperhitungkan apakah tujuan Anda manfaatkan kartu kredit sangat sesuai dengan keperluan Anda.

Baca Juga : Perdana Sejak Invasi Ukraina, Putin Ikut Rapat G20 Singgung Jalur Gaza

Memahami permintaan dan keperluan artinya mampu mengidentifikasi hal-hal yang kudu Anda belanjakan, seperti tempat tinggal, makanan, dan tagihan, dibandingkan dengan hal-hal yang menginginkan Anda belanjakan, seperti pariwisata atau konser. Menuliskan seluruh hal yang Anda keluarkan di dalam sebulan adalah awal yang baik untuk mengidentifikasi ke mana saja duit Anda pergi.

Dari sana Anda mampu lihat dengan tepat berapa banyak yang tersisa sesudah keperluan Anda terpenuhi. Kemudian Anda mampu mengambil keputusan apa yang kudu ditunaikan dengan sisanya, atau melacak tempat di mana Anda mampu kurangi pengeluaran untuk mencukupi tujuan tertentu.

4. Perbanyak Diskusi Tentang Uang

Di era lalu, kerap kali mengulas berkenaan duit adalah hal yang tidak disukai. Namun, sikap selanjutnya memicu kasus keuangan seperti ketidaksetaraan upah dan kurangnya ilmu tetap berlanjut. Membicarakan duit dengan orang yang Anda percayai atau rekan yang lebih memiliki pengalaman mampu menunjang Anda mempelajari konsep-konsep seperti cara manfaatkan kartu kredit dengan bijak atau risiko berinvestasi.

Semakin nyaman Anda berkata berkenaan uang, makin lama gampang bagi Anda untuk membicarakannya saat ada masalah, seperti waktu Anda menegosiasikan gaji atau mengajukan penawaran untuk membeli rumah.

5. Pelajari Cara Bernegoisasi

Semakin cepat Anda menguasai cara joker123 bernegosiasi, makin lama baik suasana Anda. Ketika menyangkut duit yang masuk, seperti gaji Anda, dan duit yang keluar, seperti duit sewa rumah, Anda mampu memasang diri Anda pada posisi yang lebih baik hanya dengan meminta kesepakatan yang lebih baik.

Negosiasi tawaran pekerjaan pertama mampu menjadi mengintimidasi, tetapi Anda tidak dapat mengetahui apa yang mampu Anda dapatkan kecuali Anda bertanya. Jika atasan Anda tidak tawarkan gaji yang lebih tinggi, mintalah tunjangan lain seperti cuti atau bonus penandatanganan.

Demikian pula, waktu Anda menyewa apartemen, Anda selamanya mampu meminta harga bulanan yang lebih rendah atau sehingga cost utilitas udah termasuk di dalam cost sewa. Seringkali, hal terburuk yang mampu berlangsung adalah Anda dapat diberi mengetahui “tidak.”

6. Jika Tidak Mengerti Sesuatu, Tanyalah

Anda dapat menjadi lebih baik di dalam mengelola duit kecuali Anda merasa nyaman untuk bertanya. Jika gaji Anda tampak lebih rendah dari yang Anda kira, sebaiknya konsultasikan dengan bagian sumber daya manusia Anda untuk memastikan bahwa pemotongan pajak Anda udah benar.

Mungkin bank atau dokter Anda menagih cost yang tidak Anda pahami hubungi dan tanyakan apa yang terjadi. Anda tidak mampu memperbaiki suasana Anda waktu ini kecuali Anda tidak mengetahui mengapa Anda berada di dalamnya sejak awal.

7. Belajar dari Kesalahan Anda

Semua orang memicu kesalahan. Itu seluruh adalah bagian dari sistem pembelajaran, selama Anda sangat studi dari kekeliruan tersebut. Tanyakan pada diri Anda mengapa kekeliruan itu berlangsung dan apakah barangkali Anda mampu mencegahnya. Kemudian, bawa ilmu selanjutnya ke era depan sehingga Anda tidak melaksanakan kekeliruan yang serupa dua kali.

8. Kelilingi Diri Anda dengan Orang-Orang yang Mendukung Tujuan Keuangan Anda

Jika Anda coba menabung untuk perjalanan liburan, tetapi teman-teman Anda menginginkan Anda pergi makan malam dan nongkrong tiap tiap akhir pekan dan berbelanja baju baru tiap tiap bulan, barangkali Anda dapat kesulitan untuk selamanya berpegang teguh pada tujuan Anda.

Anda tidak kudu berada di dalam suasana keuangan yang sama, tetapi teman-teman yang menghimpit Anda untuk membelanjakan duit yang tidak Anda miliki atau menginginkan Anda belanjakan mampu menjadi dapat sangat merugikan Anda.

Sebaliknya, kecuali Anda miliki orang-orang di dalam hidup Anda yang dapat mendorong Anda untuk selamanya berpegang teguh pada tujuan Anda dan meminta pertanggungjawaban Anda, maka dapat merasa lebih gampang untuk berhasil.

9. Temukan Hobi Gratis yang Anda Sukai

Terutama waktu Anda studi mengelola duit dan merasa membangun kekayaan, ada baiknya Anda melacak kegiatan gratis atau berbiaya rendah yang Anda sukai, seperti menggunakan waktu di alam terbuka, menjadi sukarelawan di lembaga nirlaba lokal, menulis, olahraga, atau memicu karya seni.

Dengan begitu, Anda mampu bersenang-senang dan selamanya bergaul dengan orang-orang yang menganggap sama, waktu duit tengah terbatas, atau Anda tengah berupaya menabung untuk era depan.

10. Kekayaan Sejati Lebih dari Sekadar Uang

Orang yang merasa paling kaya belum tentu orang yang miliki gaji terbesar. Pakar keuangan dan orang kaya cenderung setuju: Jika Anda mampu memasang diri Anda pada posisi di mana Anda tidak risau berkenaan duit gara-gara Anda miliki ruang gerak untuk melaksanakan hal-hal yang memicu Anda bahagia, Anda cenderung bahagia dan merasa puas.

Hal ini lebih gampang diucapkan daripada dilakukan, terutama saat cost hidup tetap meningkat. Namun, intinya adalah bahwa hal itu barangkali berlangsung pada beraneka tingkat pendapatan kecuali Anda miliki ilmu dan keterampilan untuk mengelola duit Anda secara efektif.

error: Content is protected !!