Asik, Nasabah Bank DKI Dapat Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI

PT Bank DKI (Bank DKI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) legal memperluas layanan keuangan komputerisasi via dukungan teknologi PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin).

Direktur Komersial Jalin Eko Dedi Rukminto mengatakan, dukungan teknologi itu berupa fitur Cardless Cash Withdrawal (CCW) yang memungkinkan nasabah Bank DKI untuk menjalankan transaksi tarik tunai tanpa kartu di ribuan ATM BRI.

Hal ini dihasilkan dalam peristiwa penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang diwakili oleh Direktur Teknologi & Operasional merangkap Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Bank DKI Amirul Wicaksono, Funding & Retail Payment Strategy Division Head BRI Andreas Hassim, serta Direktur Komersial Jalin Eko Dedi Rukminto.

Eko mengatakan, manfaat dari inisiatif ini benar-benar signifikan bagi kedua belah pihak.

Bank DKI akan menerima profit dalam hal perluasan layanan terhadap spaceman gacor nasabah, peningkatan kwalitas layanan yang mereka tawarkan, serta penguatan relasi dengan nasabah yang telah ada.

Hal ini juga memungkinkan Bank DKI untuk memperluas pangsa pasar dan meningkatkan keunggulan kompetitif dalam industri perbankan sembari aktif menjalankan ekspansi di luar kawasan Jabodetabek.

Sementara itu, BRI juga akan mendapatkan manfaat dari kemitraan ini.

Volume Transaksi Meningkat
Dengan membuka jalan masuk tarik tunai tanpa kartu terhadap nasabah Bank DKI, BRI bisa meningkatkan volume transaksi dari pengaplikasian layanan ATM yang dimiliki.

Direktur Teknologi & Operasional merangkap Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Bank DKI Amirul Wicaksono menyambut bagus kolaborasi yang terjalin antara Bank DKI dengan Bank BRI dan Jalin.

\\\”Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bertransaksi terhadap nasabah Bank DKI. Lewat fitur CCW yang diakomodasi oleh Jalin pada aplikasi JakOne Mobile, nasabah Bank DKI sekarang bisa dengan gampang menjalankan tarik tunai tanpa kartu pada jaringan ATM Bank BRI di semua Indonesia,\\\” tutur Amirul.

Jalin sudah menegaskan janjinya untuk terus memperkuat infrastruktur platform komputerisasi untuk memberikan pengalaman transaksi keuangan yang lebih gampang dan aman bagi seluruh kalangan.

Dengan mengakomodasi layanan CCW dan menjalin kemitraan dengan bank, BPD serta perusahaan fintech, Eko meyakini bisa memperluas jangkauan layanan perbankan secara tepat sasaran.

\\\”Janji ini tak cuma mencerminkan kesungguhan kami dalam meningkatkan aksesibilitas layanan keuangan, tapi juga menghasilkan Jalin sebagai pemain utama dalam menyokong digitalisasi layanan perbankan di semua Indonesia,\\\” pungkasnya.

Pengguna JakOne Mobile Capai 2,2 Juta Orang, Transaksi Tembus Rp 30,6 Triliun

Sebelumnya, Bank DKI menginisiasi pengembangan dan temuan produk dan layanan berbasis komputerisasi untuk perluasan aksesibilitas, diantaranya pengembangan JakOne Mobile, pembayaran elektronik berbasis kartu JakCard, dukungan UMKM dengan metode keagenan JakOne Abank.

Ini termasuk bermacam-macam upaya Bank DKI dalam berkolaborasi contohnya elektronifikasi pembayaran terintegrasi pada moda transportasi, daerah liburan kelolaan Pemprov DKI, digitalisasi pembayaran pasar kelolaan Perumda Pasar Jaya, sampai bermacam-macam kolaborasi komputerisasi dengan BPD, BUMD dan entitas lainnya.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI Arie Rinaldi mengatakan, pihaknya terus bersepakat memberikan pelayanan terbaik dan inovatif demi kenyamanan transaksi, serta menunjang sinergi dengan bermacam-macam pihak dalam menciptakan Jakarta sebagai Kota Global.

Produk dan layanan Bank DKI akan terus diperluas seiring dengan visi Bank DKI untuk menunjang pertumbuhan Jakarta via pengembangan UMKM, kemudahan bertransaksi dan menciptakan metode transaksi non-tunai,” terang ia dalam keterangannya, Sabtu (30/3/2024).

Khusus JakOne Mobile, Bank DKI mencatat jumlah pengguna aplikasi JakOne Mobile mobile banking menempuh 2,23 juta orang hingga kuartal 4 di 2023.

Angka ini tumbuh 12,11% (YoY) dibanding jangka waktu yang sama di kuartal 4 tahun 2022, dengan volume transaksi sebesar 29,62 juta transaksi dan nominal transaksi menempuh Rp30,63 triliun.

Jumlah pengguna aplikasi JakOne Abank, yang yakni layanan perbankan metode keagenan dengan menerapkan perangkat Mobile Point of Sale (MPOS) pada kuartal 4 2023 menempuh 4,99 ribu agen, tumbuh 170,42% (YoY) dibanding jangka waktu kuartal 4 2022, dengan volume transaksi sebesar 3,18 juta transaksi dan nominal transaksi menempuh Rp1,72 triliun.

error: Content is protected !!